Menembus Berbagai Rintangan untuk Laksanakan Ijtima Ansharullah Nasional dan RUW di Papua Barat

Menembus Berbagai Rintangan untuk Laksanakan Ijtima Ansharullah  Nasional dan RUW di Papua Barat
"Setiap kegiatan, pastilah memperhitungkan waktu dan moda transportasi yang ada. Meskipun demikian, kedua jenis rintangan itu dapat dilalui bila ada kecintaan. Waktu dan jarak menjadi tidak berarti sama sekali, apabila kita memiliki hubungan yang erat dengan Jemaat. Bahkan, itu dianggap sebagai daya tarik kuat."

Namun, mengingat waktunya mepet dan sebentar lagi Menyimak Khotbah Jumat Hudhur V atba Live dari Inggris, maka semua itu akan dilakukan pada hari Sabtu besok pagi sambil ngopi-ngopi di rumah anggota yang ada sinyal. Rencananya, sebelum dilaksanakan Perlombaan Ranking 1 dan lomba lainnya, dilakukan pengisian semua aplikasi tersebut. Sebab, Berkirim Surat kepada Hudhur juga telah menjadi Program Daerah Papua Barat.

Malam itu, seluruh peserta kemudian beristirahat setelah usai Menyimak Khotbah Hudhur (MKH). Sebab, besoknya akan dilaksanakan Shalat Tahajud berjemaah, Shalat Shubuh dan Daras. Akan bertindak sebagai imam Shalat Tahajud adalah Mln. Hamidin, Mubalig Lokal Teluk Arguni, Kaimana. Mubalig Lokal Manokwari Selatan, yaitu Mln. Basyiruddin Azis akan mengimami Shalat Shubuh. Sedangkan Daras Shubuh akan mendengarkan testimoni baiatnya salah seorang peserta asli Papua (OAP) yang berasal dari Suku Irarutu dan marga Watora. []

Disusun oleh:
Mln. Dr. Rakeeman R.A.M. Jumaan
Mubalig Daerah Papua Barat

Tags: ,

No Responses

Tinggalkan Balasan