Masrior Library – Cirebon sebuah kota yang berada di Provinsi Jawa Barat dan dijuluki sebagai Kota Wali, karena perannya yang pernah menjadi Pusat Penyebaran Agama Islam yang dipimpin oleh Hadhrat Syekh Syarif Hidayatullah rahimahullah atau yang dikenal sebagai Sunan Gunung Jati (1448 – 1568).
Salah satu wasiat yang terkenal dari Sunan Gunung Jati adalah : “Ingsun Titip Tajug Lan Fakir Miskin (aku titipkan Masjid dan Fakir Miskin).”
Wasiat Sunan Gunung Jati tersebut senantiasa dijaga dan diamalkan oleh sebagian masyarakat di Kota Cirebon. Tak terkecuali dengan Muslim Ahmadiyah yang berada di wilayah Kota Cirebon, yang juga turut menjaga dan mengamalkan wasiat tersebut dengan melakukan Ibadah Sholat Lima Waktu secara Berjamaah dan melaksanakan kegiatan ke-Islam-an di Masjid, seperti Kajian Al-Qur’an dan Hadits Nabi Muhammad SAW. serta meningkatkan kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan.
Dalam tulisan ini disajikan tentang kisah perjuangan Muslim Ahmadiyah di Kota Wali, Cirebon.
Pada hari Senin, 23 Maret 2026 Penulis yang sedang melakukan Mudik Lebaran ke kampung halaman di Cirebon berkesempatan menghadiri acara Hari Masih Mau’ud atau Tasyakur 137 Tahun Berdirinya Jemaat Muslim Ahmadiyah di Masjid Mubarak, sebuah masjid yang dibangun dan dikelola oleh Jemaat Muslim Ahmadiyah Kota Cirebon.
Penulis pun mencoba menapaki jejak perjuangan Muslim Ahmadiyah di Kota Cirebon.
Berawal dari didirikannya Masjid Mubarak yang menjadi Pusat Kegiatan Dakwah Islam bagi Muslim Ahmadiyah di wilayah Kota Cirebon.
Masjid Mubarak tersebut diresmikan pada tanggal 12 September 1984 oleh Choudhry Ahmad Mukhtar, yang merupakan Amir atau Pimpinan Jemaat Muslim Ahmadiyah Karachi – Pakistan.
Kembali kepada bagaimana Muslim Ahmadiyah di Kota Cirebon menjaga dan mengamalkan wasiat Sunan Gunung Jati, ternyata tidak hanya sebatas membangun dan meresmikan Masjid, tetapi juga mengelola dan memakmurkan Masjid yang menjadi kebanggaan Muslim Ahmadiyah di Kota Cirebon, bahkan dilakukan berbagai upaya penataan dan pengembangan Masjid.
Hal tersebut nampak, ketika Jemaat Muslim Ahmadiyah Kota Cirebon mengembangkan bangunan dengan didirikan Rumah Missi dan Guest House di Kompleks Masjid Mubarak dan diresmika pada tanggal 2 Juli 1991 oleh Nazir A’la dan Amir Jemaat Muslim Ahmadiyah Qadian – India, Mirza Waseem Ahmad Sahib.
Pada tanggal 25 Juni 2000, Jemaat Muslim Ahmadiyah Kota Cirebon mendapatkan suatu keberkahan dengan menerima kunjungan Khalifah keempat Jemaat Muslim Ahmadiyah, Hadhrat Mirza Tahir Ahmad rahimahullah.
Dalam kunjungan tersebut, Hadhrat Mirza Tahir Ahmad rahimahullah meresmikan sarana baru yang berada di Kompleks Masjid Mubarak, yaitu Gedung Serba Guna “Mubarak Hall”.
Nama “Mubarak Hall” sendiri diberikan langsung oleh Hadhrat Mirza Tahir Ahmad rahimahullah.
Tak hanya sampai disitu, pada tanggal 25 Oktober 2025 sebuah bangunan baru yang difungsikan sebagai Peace Center, Perpustakaan, Guest House, dan ruang ramah anak di Kompleks Masjid Mubarak telah diresmikan oleh Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Bpk. Zaki Firdaus Syahid, ST, MT.
Muslim Ahmadiyah di wilayah Kota Cirebon pun senantiasa meningkatkan kepeduliaan terhadap mereka yang membutuhkan, juga melakukan berbagai aksi kemanusiaan, seperti Donor Darah yang rutin dilaksanakan oleh PMI Kota Cirebon di Kompleks Masjid Mubarak setiap tiga bulan sekali.
Tentunya, berbagai upaya dan perjuangan yang dilakukan oleh Muslim Ahmadiyah di wilayah Kota Cirebon, semata-mata untuk meraih keridhoan Allah Swt dan juga dalam upaya menjaga serta mengamalkan wasiat penuh berkah dari Sunan Gunung Jati.
Dususun Oleh:
Mln. Iman Mubarak Ahmad
Related Posts

Ramadan di Cisalada

Pemuda Ahmadiyah Hadiri Sosialisasi KUHP dan KUHAP Baru

Kunjungan Akademik Darjah Tsalisah | Praktikum Tingkatkan Pemahaman Akademik, Tablig dan Rabtah

Kunjungan Akademik Darjah Tsalisah | Praktikum Tingkatkan Pemahaman Akademik, Tablig dan Rabtah

Kunjungan Akademik Darjah Tsalisah | Praktikum Tingkatkan Pemahaman Akademik, Tablig dan Rabtah


No Responses