MasroorLibrary.Com – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia, sebanyak 191 bikers sukses menggelar kegiatan Moto Camp Agustus 2026. Acara yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (1–2 Agustus 2026) ini diisi oleh rombongan Touring Gabungan dari Ahmadi Bikers Indonesia (ABI) sebanyak 13 orang dan Komunitas Motor Ghair Ahmadi (SGP, Art Speed, Wanita Bikers Indonesia, BFM, GPT, ABI, PBAGK, Bromphit 12.5, Singe Fighters, Pria Bikers Indonesia, Gomax, FKPPI, Bose, Dirga) dari wilayah JABODETABEK, Tasikmalaya, Karawang, Bandung hingga Kuningan.
Rangkaian acara dimulai sejak Sabtu pagi saat para peserta berkumpul di titik temu SPBU Warung Jambu Kota Bogor sembari menunggu kedatangan rekan-rekan bikers dari arah Jakarta dan Depok.
Tepat pukul 09.00 WIB, rombongan resmi memulai perjalanan dari Bogor menyusuri jalur Puncak hingga Cianjur. Perjalanan turing bersama ini berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban.
Memasuki waktu siang, para riders beristirahat sejenak di Masjid Jemaat Ahmadiyah Cipeuyeum. Kedatangan peserta disambut hangat oleh Pengurus Jemaat Ahmadiyah Cabang Cipeuyeum yang telah menyiapkan hidangan es cincau segar, lontong, gorengan , serta kopi hangat untuk melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi utama. Dilanjut shalat Dzuhur di Jamak taqdim shalat Ashar berjamaah.
Keasrian dan Keramahan Kampung Wisata Stampat Girang
Perjalanan kemudian berlanjut hingga rombongan menginap dan berkumpul di Kampung Wisata Stampat Girang, Ciwidey, Bandung. Hawa sejuk khas pegunungan dan suara air sungai yang ngagolontor (mengalir deras) menyambut hangat kedatangan para bikers.
Kampung Wisata Stampat Girang menawarkan pesona kebudayaan Sunda yang masih sangat terjaga. Seluruh hunian warga berbentuk rumah panggung tradisional berdinding bilik bambu, lengkap dengan dapur tungku kayu bakar (hawu) yang masih aktif digunakan.
Kehangatan warga lokal menjadi daya tarik tersendiri selama kegiatan menginap (camp). Mengusung konsep homestay yang unik, para pemilik rumah dengan sukarela mengalah untuk menginap di rumah kerabat demi menyambut peserta. Tak hanya itu, sajian hidangan lezat sepanjang acara pun disiapkan langsung oleh ibu-ibu warga setempat dengan pelayanan yang tulus dan penuh kekeluargaan.
Malam Kebersamaan dan Penguatan Ukhuwah
Saat malam tiba dan udara dingin pegunungan semakin terasa, suasana kebersamaan justru kian membara. Sesi makan malam dibalut alunan musik tradisional Sunda yang halimpu pisan (sangat merdu). Harmoni instrumen gamelan, kenong, kecapi, dan tabuhan gendang berhasil meluruhkan rasa lelah para peserta setelah menempuh perjalanan jauh di atas roda dua.
Lebih dari sekadar ajang menyalurkan hobi berkendara, momentum Moto Camp ini dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi, menguatkan nilai rabtah (ikatan hati), serta menjadi wahana pertablighan untuk saling berbagi nilai kebaikan dan memperkenalkan Ahmadiyah secara inklusif antar sesama anggota komunitas ujar Reska Hajwan selaku Ketua Umum Ahmadi Bikers Indonesia
Perjalanan turing kali ini membuktikan bahwa kegiatan otomotif tak sekadar tentang sejauh apa roda berputar, melainkan tentang jejak kebaikan, ikatan persaudaraan, dan kenangan manis yang ditinggalkan di Tanah Stampat Girang.
#Yansyah
Related Posts

Mempersiapkan Jalan Bagi Polisi Muda Berprestasi Menjadi Kapolsek di Pedalaman Maluku

Refleksi Dakwah Bil Hikmah: Meneladani Kebijaksanaan Bersama Mln. Zafrullah Ahmad Pontoh

Halal bi Halal Jemaat Muslim Ahmadiyah Bogor | Pererat Silaturahmi Tingkatkan Pengkhidmatan

Menapaki Jejak Perjuangan Muslim Ahmadiyah di Kota Wali

Ramadan di Cisalada

No Responses