HMI Komisariat UNIPA Batal ke Rumah Missi, Mubalig Daerah Diundang Berikan Motivasi

HMI Komisariat UNIPA Batal ke Rumah Missi,  Mubalig Daerah Diundang Berikan Motivasi
"Di Kabupaten Maybrat ada suatu kampung yang diberi nama Mukammad. Penduduknya memiliki nama Islam: ada Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, Nasir dan lainnya. Namun, saat ditanya agama mereka, ternyata 100% adalah Kristen."

Masroor Library – Manokwari, Papua Barat – WARTA “JANG-E-MUQADDAS” JAI DAERAH PAPUA BARAT [25/10]

GAWAI Mubalig Daerah Papua Barat itu berdering menandakan ada yang menelpon tepat pkl. 17:08 WIT, Minggu (25/10). Setelah dilihat, ternyata itu dari Muhammad Saleh Safua. Dia adalah Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manokwari, Papua Barat asal Pulau Geser, Seram Bagian Barat, Maluku.

“Bakda Maghrib, saya akan jemput Kanda ke rumah. Kanda diminta mengisi acara Basic Training alias LK-1 HMI Komisariat Universitas Negeri Papua di Gedung KNPI di Komplek Kantor Bupati Manokwari,” info alumnus UNIPA yang sudah 10 tahun tinggal di Manokwari tersebut.

Sabtu (24/10) sore sebenarnya HMI Komisariat UNIPA akan berkunjung ke rumah. Namun karena ada kendala, kunjungan tersebut diundur. Karena biasa komunikasi dengan Ketua HMI Cabang Manokwari, ternyata dia sendiri yang akan berkunjung ke rumah. Benar saja, pkl. 19:07 WIT Saleh Safua telpon kembali.

“Kanda, saya sudah di depan Gerbang KODAM XVIII/Kasuari,” kata Sekretaris Panitia Rapat Kerja Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Kab. Pegunungan Arfak tersebut. Dengan mobil Avanza warna merah, keduanya meluncur menuju lokasi acara LK-1 HMI Komisariat UNIPA.

Ternyata di sana sudah ada Syamsuddin Arinoan yang juga akan mengisi acara. Arinoan adalah salah satu marga di Pulau Ujir, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku. Dia adalah wartawan Antara untuk koresponden Manokwari. “Kalau Olha, dia itu adalah fotografer kami,” kata dia saat Mubalig Daerah Papua Barat menyebutkan nama Olha Irianti Maulalinda, jurnalis SorongNews dan TeropongNews yang juga kontributor BBC.

Sebelum mengisi acara, waktu yang ada dimanfaatkan untuk mengenal panitia LK-1. Kebanyakan mereka berasal dari Maluku. Di antaranya ada Azlan Siogu yang pernah diminta oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) melakukan survei elektabilitas dan popularitas bakal calon Bupati-Wakil Bupati Manokwari yang kini sedang memanfaatkan masa kampanye.

Waktu mengisi acara pun tiba. Moderator dipegang langsung oleh Ketua HMI Cabang Manokwari, Muhammad Saleh Safua. Setelah introduksi perkenalan, Mubalig Daerah kemudian menyampaikan perkembangan Islam di Papua khususnya Papua Barat dan terutama Manokwari. Perkembangan Islam di Amerika, Eropa, Afrika dan Australia pun disampaikan.

Peserta LK-1 yang merupakan mahasiswa baru itu tampak puas dan merasa bangga. Beberapa pertanyaan diajukan oleh mereka. Misalnya, terkait penyebaran Islam di Papua, mereka melihat ada sesuatu yang salah. Mubalig Daerah menjawab, bahwa memang demikian kondisinya. Faktor penyebabnya, da’i tidak lama tidak tinggal di lokasi. Ketika da’i Islam pergi, masuklah para Pekabar Injil.

“Di Kabpate Maybrat ada suatu kampung yang diberi nama Mukammad. Penduduknya memiliki nama Islam: ada Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, Nasir dan lainnya. Namun, saat ditanya agama mereka, ternyata 100% adalah Kristen,” papar Mubalig Daerah Papua Barat yang menyebabkan hadirin menjadi bengong.

Acara pun diakhiri dengan harapan akan dilanjutkan di masa mendatang. “Ini hanyalah pengantar. Kedepannya kita akan undang Kanda untuk mengisi kajian HMI,” kata Ketua HMI Cabang Manokwari. “Ilmu beliau ini luas sekali. Beliau memahami Sejarah, Arkeologi, Manuskrip Kuno, Filologi, Bahasa-bahasa dan lainnya,” kata Safua seolah berpromosi.

“InsyaAllah, kami akan melaksanakan acara Malam Renungan Sumpah Pemuda. Nanti Kanda akan diundang untuk mengisi acaranya,” kata Azlan Siogu menyampaikan informasi.

Dengan diantar menggunakan mobil yang sama –yang dikemudikan oleh Ketua HMI Cabang Manokwari–, keduanya kembali ke Rumah Missi Mubalig Daerah Papua Barat di depan Gerbang KODAM XVIII/Kasuari, di Kampung Arfai, Kelurahan Anday, Distrik Manokwari Selatan, Kab. Manokwari. []

Disusun oleh:
Rakeeman R.A.M. Jumaan
Mubalig Daerah Papua Barat

No Responses

Tinggalkan Balasan