Tanda-Tanda dan Kapan Datangnya Imam Mahdi

Tanda-Tanda dan Kapan Datangnya Imam Mahdi

Ada satu tanda yang sangat manakjubkan, yang belum pernah terjadi sejak jadinya bumi dan langit sebagai tanda yang makhsus (tertentu) untuk zaman turunnya Imam Mahdi. Nabi Muhammad SAW telah bersabda:

ان لمهدينا آيتين لم تكونا منذ خلق السموات والارض ينكشف القمر لا ول ليلة من رمضان وتنکثف الثمس في النصف منه

Tanda Imam Mahdi kita, ada dua macam yang belum pernah terjadi sejak jadinya langit dan bumi, ialah: Gerhana bulan pada malam pertama (yang ditentukan menurut ilmu hisab) di dalam bulan Romadhan dan gerhana matahari pada pertengahannya.” Hadits ini dirawikan oleh Muhammad bin Ali dan ditulis oleh Daruqutni dalam kitabnya halaman 188.

Perjanjian ini sudah nyata kelihatan dalam tahun 1311 Hijrah, bulan Romadhan. Gerhana bulan terjadi pada malam tanggal 13 dan gerhana matahari pada siangnya tangal28 April 1894.

Tanda-tanda untuk kedatangan Imam Mahdi itu, telah kelihatan dengan bukti-bukti dan anehnya, tanda-tanda itu tepat benar dengan tanda-tanda untuk kedatangan Al-Masih (Nabi Isa yang dijanjikan), sebagaimana yang akan saya uraikan dibelakang.

Dalam Hadits Misykat halaman 471, dirawikan oleh Ibnu Madjah, Nabi Muhammad saw. bersabda:

“Bahwa tanda-tanda itu akan zahir (tampak) 1200 tahun sesudah beliau (Nabi Muhammad SAW)”

Misykat menerangkan syarahnya begini:

اللا م فى المأ تين للعهد اي بعد الا لف وهوقت ظهور المهدى وخروج الدجا و نزول عيسى .

Artinya: “Al” ( ال ) yang ada dipangkal Almiatain cara nahwunya untuk “Ahdi” ( عهـد ), maksudnya: 200 kemudian dari 1000 tahun, seperti kita juga biasa mengatakan tahun ’15 maksudnya 1915 atau tahun ’91 artinya 1891. Jadi waktu lahir Imam Mahdi, keluar Dajjal dan turunnya Isa ialah sesudah 1200 tahun dari Nabi Muhammad saw. Beginilah yang dimuktamatkan (dikuatkan) oleh seorang ulama besar Ahli Sunnah Waljama’ah dalam Hujajul Kiramah. Jadi sekarang kita dapat kenyataan, bahwa waktunya itu sudah sampai kepada kita, bahkan sudah lewat. Tentu saja soal akhir zaman yang dijanjikan itu suatu soal yang sangat penting dan yang harus kita perhatikan benar-benar, sebab menurut beberapa hadits sahih, pada akhir zaman itulah akan turun Nabi Isa yang dijanjikan untuk membangunkan kembali kaum muslimin diseluruh dunia ini dan t ute kemenangan kepada Islam atas semua agama, dan dalam pada itu sekalian kaum muslimin wajib bai’at kepadanya, seperti:

Dalam hadits Bukhori Juz II halaman 168, Rosulullah SAW bersabda:

كيف انتم اذا نزل ابن مريم فيكم و اَمامكم منكم

“Apakah yang akan kamu perbuat apabila di dalam lingkunganmu turun Isa Ibnu Maryam, yang menjadi Imam kamu.”

Hadits Bukhori Juz II halaman 471 bunyinya:

والذي نفسي بيده ليو شكن ان ينزل فيكم ابن مريم حكما عد لا فيكسرالصليب ويقتل الخنزير ويضع الجز ية ويفيض المال حتى لا يقبله احد.

”Demi Tuhan yang memegang diriku dalam tangan-Nya, sesungguhnya dekat sekalilah masa turunnya Ibnu Maryam dalam golonganmu yang menjadi hakim adil. Maka nanti ia akan memecahkan salib dan membunuh babi dan meninggalkan jizyah, dan menaburkan harta sehingga tidak seorangpun yang mau menerimanya”.

يوشك من عاش منكم ان يلقى عيسى ابن مريم امامامهد يا وحكماعدلا

“Sudah dekat masanya orang-orang yang hidup diantara kamu akan bertemu dengan Isa bin Maryam yang menjadi imam dan hakim adil”

Nabi Muhammad SAW bersabda, bahwa ummat Islam tidak akan bisa rusak sebab pada zaman permulaannya mendapat pimpinan dari beliau sendiri dan pada akhir zaman dipimpin oleh Nabi Isa yang dijanjikan.

Hadits ini diriwayatkan dalam kitab Madarikutanzil juz I halaman 355:

وكيف تهلك امة انا في او لها وعيسى فى آخرها

“Betapakah dapat rusak ummat ini (yakni ummat Islam) karena ada saya pada permulaannya dan Isa pada akhirnya”

Sebenarnya soal akan datangnya Nabi Isa di akhir zaman itu bagi umumnya kaum muslimin bukan soal baru lagi. Oleh karena itu wajib atas tiap-tiap ummat Islam memikirkan hal ini, sebab hanya dengan perantaraan beliau sajalah ummat Islam akan menang kembali dan kalau tidak mengikut kepadanya akan merugilah kita di dunia dan di akhirat.

Dikutip dari buku
Kebenaran Almasih Akhir Zaman
M. Rahmat Ali H.A.O.T.
Utusan Ahmadiyah Qadian

No Responses

Tinggalkan Balasan